Menu
Recent Post

Assalamualaikum para guru dan calon guru, bagaimana kabarnya?
kali ini saya akan berbagi mengenai referensi untuk menjadi guru inspiratif karya Mahmud Khalifah dan Muhammad Qutub.
cuplikannya adalah sebagai berikut :

Hak guru lebih besar daripada orangtua. Orangtua itu penyebab keberadaan di kehidupan fana sekarang,sedangkan guru itu penyebab di kehidupan abadi. Oleh karenanya,’ayah ilmu pengetahuan itu lebih bermanfaat daripada ‘ayah biologis.” (Imam Ghazali)
Guru adalah jawara di belantara ilmu pengetahuan. Ia cahaya yang menerangi kehidupan manusia. Ia merupakan musuh pembasmi kebodohan. Gurulah yang mengembangkan kecerdasan dan mendidik akhlak. Gurulah jiwa, esensi, landasan pertama, dan penopang tekuat proses pendidikan. Gurulah sumbu utama dan pilar dalam system oendidikan.
Menjadi Guru Inspiratif adalah sebuah karya yang di tulis oleh dua pakar pendidikan Timur Tengah. Buku ini memotivasi para guru muslim untuk terus berjuang tanpa jeda, membangunkan yang tertidur, dan meneguhkan yang terjaga. Buku ini mengupas tuntas peranan guru sebagai inspirasi perubahan menuju kehidupan yang lebih baik di masyarakat.

sumber : http://www.alqowamgroup.com/menjadi-guru-inspiratif/
———————



0





Apresiasi Local Wisdom Melalui Museum Ronggowarsito
Oleh : Eka Zumrotun N
 PBI-U (1403096046)


“ JAS MERAH “ ( Jangan melupakan sejarah), tutur presiden pertama kita yang akrab disapa Bung Karno.  Sejarah memang penting untuk diketahui, dan  untuk mengetahui sejarah tidak perlu kembali ke masa bersejarah dan hidup di dalamnya. Banyak media yang dapat kita gunakan untuk mengetahui dan mepelajari sejarah salah satunya adalah dengan berkunjung ke Museum Jawa Tengah Ronggowarsito yang berdiri di Jalan Abdurrahman Saleh No 1 Semarang. Beranekaragam  koleksi peninggalan yang dipamerkan dan disajikan untuk  wisatawan  sebagai sumber dalam  menggali ilmu, mulai dari koleksi alam ,benda-benda purbakala, koleksi zaman Hindu-Budha, gambaran kehidupan masyarakat Jawa, kesenian dan kebudayaan  Jawa,  diorama era pembangunan dll.
Yang menjadi mayoritas di Museum ini adalah koleksi kebudayaan dan kesenian Jawa. Masyarakat Jawa adalah masyarakat yang  sederhana, memiliki  nilai moral, mengutamakan sosial dan kebersamaan. Hal ini merupakan salah satu cemin dari ajaran agama Islam yang di dalamnya telah menyebar di  Jawa. Dibuktikan dengan koleksi museum ini yang  gambaran aktivitas masyarakat Jawa yang saling bergotong  royong, sikap  kesederhanaan masyarakat Jawa , kesenian Jawa seperti gamelan dan wayang yang  juga digunakan sebagai media untuk menyebarkan agama Islam di Jawa oleh para Wali,  Barongan dan Dugderan yang merupakan wujud dari tradisi Islam  Jawa,  bentuk pakaian adat Jawa Tengah khususnya daerah Semarang dan Kudus, miniatur masjid Demak sebagai masjid tertua yang ada di Jawa dan Masjid Menara Kudus yang memiliki arsitektur menara  unik sebagai wujud toleransi agama Islam terhadap agama Hindu  dan masih banyak lagi koleksi yang dikemas dengan sangat baik dalam Museum ini.
Berbicara mengenai Islam di Jawa, Islam memang bukan agama murni masyarakat  Jawa namun Islam dengan perlahan berhasil mengambil hati masayarakat Jawa untuk memeluk  ajarannya karena Islam disebarkan dengan cara damai dan tidak menghilangkan kebudaya   masayarakat Jawa yang telah mengakar . Sebagai contoh penyebaran Islam Sunan Kudus yang dilakukan dengan pendekatan kultural yang juga menekankan kearifan lokal dengan mengapresiasi terhadap budaya setempat. Dari hal itu bisa dikatakan bahwa Islam dan Jawa memiliki keterkaitan dan mempengaruhi satu sama lain.
Melihat fakta zaman ini , sebagian masyarakat Jawa seolah-olah hampir  kehilangan jati dirinya sebagai orang Jawa. Akhlak dan moral yang dalam  istilah Jawa dikenal dengan unggah ungguh  yang menjadi  simbol  khas  masyarakat Jawa yang juga merupakan ajaran agama Islam kini sudah semakin memudar. Banyak orang yang mengaku orang  Jawa namun tidak tahu budayanya sendiri. Apresiasi terhadap budaya lokal sangat dibutuhkan. Sebagai  generasi muda, kita semua memiliki tugas untuk meneruskan dan memperthanakan kearifan lokal yang ada. Rasa keingintahuan untuk menggali dan meneliti jejak peninggalan  leluhur ini merupakan salah satu cara untuk mempertahankannya.
Jadi,  mengunjungi museum Ronngowarsito juga merupakan salah satu bentuk apresisasi  terhadap  budaya Jawa  yang nantinya akan membuka  nilai-nilai kesadaran  akan pentingnya kepedulian kita terhadap budaya  Jawa yang tak lepas dari ajaran Islam dan seajarah  yang menjadi bekal untuk mempertahankan kearifan lokal  yang telah dimiliki di era modern untuk menciptakan generasi penerus yang “having internasional knowledge and local wisdom.” 

Tampak depan Museum Ronggowarsito     
Miniatur Masjid Menara Kudus

macam keris
 
gambaran pagelaran wayang
 
Pakaian pengantin Kudus
0

¤ Dari Tetesan Air Mata, Kita Belajar Mengerti.
¤ Dari Perselisihan, Kita Belajar
Memahami.
¤ Dari Pengkhianatan, Kita Belajar Kesetiaan.
¤ Dari Rasa Bersalah, Kita Belajar Memaafkan.
¤ Dari Rasa Khawatir, Kita Belajar Percaya.
¤ Dari Rasa Kehilangan, Kita Belajar Menghargai.
¤ Dari Sebuah Harapan, Kita Belajar Berjuang.
¤ Dari Sebuah Perjuangan, Kita Belajar Berkorban.
¤ Dari Sebuah Pengorbanan, Kita Belajar Ketulusan.
0



Berkawan harus selalu hati-hati,
jangan bergaul dengan Orang yang seperti serigala atau komplotan jahat.

Jangan berkawan dengan Orang yang akrab dengan kalian
hanya karena makanan dan minuman;
atau Orang yang tidak mau menolong saat Sesama dalam kesusahan,
tetapi malah mengejeknya miskin.

Bersahabat harus menjaga Kepercayaan dan Kejujuran ;
dengan berlalunya waktu maka hati Manusia akan terlihat.


Saat jatuh dalam kesusahan harus saling tolong-menolong;
Orang yang baru dikenal, sulit sekali mengetahui isi hatinya.

 Memperindah kain brokat dengan bunga
( berarti memberi bantuan pada orang mampu, yang sebenarnya tidak butuh bantuan tersebut )
banyak terjadi di mana-mana;

menghantarkan arang di musim dingin
( berarti memberi bantuan pada saat orang sungguh-sungguh membutuhkan bantuan sesama )
jarang terjadi di dunia ini.


Di dunia ini semua adalah saudara;
bila berhati-hati dalam memilih kawan, manfaatnya tak terhingga.


oke kawan !!!!
0

Apa kamu saat ini sudah mengalami yang namanya kecanduan facebook dan sulit untuk berhenti
main facebook maka kamu harus mengikuti cara berikut ini agar kamu tidak kecanduan
facebook

Facebook saat ini sudah menjadi bagian dari gaya hidup hampir semua orang memiliki facebook
untuk saling berinteraksi sosial di Internet namun tahukah kamu ternyata facebook juga bisa
membuat penggunanya jadi ketagihan lho nah berikut ini ada beberapa cara yang bisa kamu
lakukan untuk mengatasi kecanduan facebook mau tahu seperti apa simak 5 Cara Mengatasi
Kencanduan Facebook berikut ini.

Mengejar olahraga atau hobi
Salah satu hal pertama yang perlu kamu lakukan untuk menyembuhkan kecanduan media sosial
adalah untuk menjauh diri dari komputer atau smartphone. Kamu bisa melakukan hal lain
seperti olahraga, bermain gitar, memasak, melukis dan sebagainya. Hal ini akan mengurangi
penggunaan komputer kamu dan membantu menyembuhkan kecanduan sosial media kamu.

Memangkas profil sosial media Anda
Kamu mungkin menghabiskan banyak waktu di media sosial bukan karena banyak informasi
dari teman, situs atau grup langganan Kamu. Sebaiknya kurangi jumlah grup, situs yang menurut
kamu tidak penting. Selain itu jangan tambahkan atau terima teman yang tidak kamu kenal. Ini
bertujuan agar kamu tidak terlalu lama memperhatikan informasi tersebut. kamu akan melihat
yang penting-penting saja dan mengurangi waktu kamu untuk berselancar di dunia maya .

Hapus aplikasi dari smartphone Anda
Semakin banyak aplikasi jejaring sosial di smartphone kamu, maka semakin besar peluang kamu
untuk kecanduan. Padahal kamu hanya akan berinteraksi dengan teman yang kebetulan online
juga. Jadi kurangi penggunaan media sosial kamu dengan menghapus beberapa atau seluruh
aplikasi dari smartphone kamu. Dengan cara ini kamu akan dapat log on ke situs media sosial
tertentu saat online di komputer atau laptop.

Mengatur waktu
Batasi penggunaan jejaring sosial. kamu bisa membatasi dengan online dua sampai tiga jam
sehari. Cara ini membuat kamu tidak menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk jejaring
sosial.

Bertemu dan berinteraksi
secara langsung dengan teman Apakah ada hal yang lebih baik selain bertemu dan mengobrol
secara langsung? Di jejaring sosial, kamu hanya akan dapat mengirim pesan, emoticon, gambar.
kamu tidak bisa mengungkapkan perasaan secara langsung pada teman. Bertemu dan
berinteraksi secara langsung adalah jalan terbaik, ketimbang hanya akrab di media sosial.

Nah itulah beberapa cara yang bisa kamu lakukan agar kamu tidak kecanduan facebook.
0

            Puasa adalah ibadah yang mengingat betapa besar dan banyaknya anugrerah-anugerah yang diciptakan oleh Allah untuk para makhluknya.Dan kita wajib mensyukurinya.. Ketika kita makan dan minum pada saat buka puasa,setelah merasakan haus dan lapar selama seharian, maka kita dapat merasakan kesadaran yang tinggi akan rahmat Allah.
            Disisi lain secara sosial puasa adalah sarana untuk melatih ketajaman rasa empati kita kepada sesama,terutama pada sesama muslim yang lemah secara ekonomi.Ketika kita menahan lapar dan haus ,maka sesungguhnya kita diajari merasakan penderitaan orang-orang yang kekurangan makan dan minum. Dan dengan itu akan timbul rasa empati kepada yang kekurangan dan akan timbul rasa untukingin membantunya.
0

Hai para  remaja  ,,pasti pernahkan merasakan perasaan manusiawi yang  biasa disebut NgeFans atau  kagum terhadap seseorang???
Fans adalah istilah yang digunakan oleh penggila seseorang

Ngefans memang datang dengan sendirinya dan tidak dapat dipungkiri karena ketertarikan seseorang kepada sesuatu.

 Ternyata dalam aturan islam  ngefans itu ada batasannya lho, Lihat pada Q.S Ali Imron :28 yang telah melarang umatnya melakukan hal itu.

Dan yang perlu kita perhatikan  kita tidak boleh ngefans sama seseorang yang bukan muslim karena terlalu berlebihan ngefans sama seorang non muslim  terkadang dapat berdampak pada kekufuran dan itu hukumnya haram.
oke kawan,,, berhati hati ya jika ngefans seseorang...
semoga kita terhindar dari hal-hal tersebut..
0